DENPASAR, SELASA — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Daerah Bali mengirim surat kepada Gubernur Made Mangku Pastika agar pemerintah daerah setempat mengambil tindakan tegas sebagai upaya menyelamatkan lingkungan hidup dari terjangan pengembangan pariwisata.
"Tindakan tegas itu sangat penting, mengingat kelestarian lingkungan di Bali sedang meradang," kata Direktur WALHI Bali Agung Wardana di Denpasar, Selasa (30/12).
Menurut dia, jika masalah kelestarian lingkungan tidak segera ditangani dengan melakukan moratorium pariwisata, hal itu akan menyebabkan semakin banyak konflik perebutan ruang hidup dan kerentanan ekologi Bali di masa mendatang.
"Gubernur Pastika yang dipilih langsung oleh masyarakat pada awal tahun pemerintahannya menunjukkan kinerja keberpihakan pada lingkungan hidup," ujar Agung Wardana.
Ia menilai, Gubernur Pastika mengambil tindakan tegas terhadap pelaksanaan sejumlah proyek yang merusak kelestarian lingkungan alam Bali. Tindakan tegas tersebut diharapkan tetap dipertahankan dalam menjaga alam lingkungan Bali di tengah pesatnya pembangunan fasilitas pariwisata.
Ketidakseimbangan alam Bali mulai terlihat jelas tahun 2008, terbukti terjadinya banjir yang menimpa Kabupaten Badung, Gianyar, dan kota Denpasar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang