JAKARTA, RABU — Perang warna kostum memang terjadi di sidang Muchdi PR di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (31/12), antara pendukung aktivis HAM almarhum Munir dan pendukung Muchdi, terdakwa pembunuhan berencana terhadap Munir.
Namun, jika kostum pendukung kedua belah pihak menyerukan keadilan, keadilan macam apa yang benar? Pendukung Munir mengenakan kaus seragam berwarna merah yang bertuliskan 'Keadilan untuk Munir, Keadilan untuk Semua' berwarna putih di belakang kaus.
Sementara itu, pendukung Muchdi sebagian besar mengenakan kaus seragam berwarna biru muda dengan tulisan 'Tegakkan Keadilan, Bebaskan Muchdi PR'.
Sebagian lelaki pendukung Muchdi PR juga mengenakan kemeja-kemeja safari bertandakan tulisan Forum Betawi Rempug (FBR) dan Tapak Suci. Para pendukung Muchdi memusatkan massa di bagian belakang dan sisi kiri pengadilan, sementara pendukung Munir berada di halaman dan lobi depan pengadilan.
Majelis hakim PN Jaksel hari ini diharapkan mampu menunjukkan rupa keadilan yang sebenarnya, apakah membebaskan Muchdi, menghukum Muchdi sesuai tuntutan jaksa, atau menghukum Muchdi seberat-beratnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang