Depag Rangkul BRI untuk Bayar Gaji Pegawai

Kompas.com - 31/12/2008, 11:22 WIB

JAKARTA, RABU — Bank Rakyat Indonesia (BRI) menandatangani pejanjian kerja sama dengan Departemen Agama tentang Pengelolaan Pembayaran Gaji Pegawai dan Penggunaan Jasa Perbankan.

Sekretaris Jenderal Departemen Agama (Depag) Bahrul Hayat mengatakan, ruang lingkup perjanjian kerja sama ini antara lain pengelolaan pembayaran gaji pegawai di jajaran Depag di seluruh Indonesia melalui produk tabungan BRI, pengelolaan pembayaran tunjangan-tunjangan yang sumber dananya berasal dari APBN Depag, dan penyediaan jasa perbankan seluruh pegawai.

"Mudah-mudahan kerja sama antara Depag dan BRI akan semakin baik," kata Bahrul saat penandatanganan kerja sama BRI dan Depag di gedung Depag, Jakarta, Rabu (31/12).

Sementara itu, Direktur Kelembagaan BRI Asmawi Syam mengaku, kerja sama ini sangat stategis karena Depag adalah salah satu departemen yang memiliki jumlah pegawai negeri sipil sangat besar, yaitu sekitar 250.000 orang yang tersebar luas di seluruh pelosok Tanah Air.

"Kekuatan pegawai yang sangat besar tersebut merupakan potensi bisnis yang sangat besar," tutur Asmawi. Asmawi menuturkan proses penggajian menggunakan sistem salary creditting yang berkapasitas sangat besar sehingga proses penggajian dapat dilakukan dengan akurat, baik dari sisi jumlah, waktu penerimaan, maupun dijamin keamanannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau