BEKASI, RABU - Identitas perempuan hamil yang disertai mutilasi akhirnya terungkap. Tidak hanya itu, pembunuhnya juga tertangkap. Pengungkapan kasus pembunuhan disertai mutilasi itu dipaparkan Kepala Polres Metro Kabupaten Bekasi Komisaris Besar Herry Wibowo Rabu (31/12).
Perempuan berusia 25 tahun yang berusia tewas di tepi Jalan Kampung Pulo Kendal, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada Senin (29/12) lalu adalah Amah binti Sugih, janda satu anak asal Bangkalan, Madura. Korban diketahui pernah bekerja sebagai PRT di Kota Bekasi.
Amah tewas di tangan Sutrisno (58) alias Cak Khori, lelaki paruh baya yang diketahui teman dekat Amah setahun terakhir. Sutrisno ditangkap Rabu (31/12) dinihari setelah jajaran Reserse Kriminal Polres Merro Kabupaten Bekasi memperoleh ketarangan mengenai identitas Amah. Sutrisno membunuh Amah setelah keduanya terlibat cekcok.
Identitas korban diketahui setelah seseorang yang mengaku mantan majikan korban melaporkan identitas atau ciri-ciri korban dikenalinya. Dari informasi awal itu, petugas kemudian mengembangkan hingga mengarah ke pelaku melalui bukti-bukti yang ada seperti kondisi jasad korban serta keterangan saksi tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang