Ancol Targetkan 260.000 Pengunjung

Kompas.com - 31/12/2008, 21:20 WIB

JAKARTA, RABU -  Pihak pengelola Taman Impian Jaya Ancol menargetkan 260.000 pengunjung selama malam pergantian tahun 2008-2009. Target itu hanya berlaku untuk satu hari saja dari mulai tanggal 31 Desember 2008 pukul 00.00 WIB hingga 1 Januari 2009 pukul 00.00 WIB.

"Estimasi ini naik dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, malam pergantian tahun ini ditunjang oleh cuaca cerah dan Monas yang tidak diperbolehkan sebagai tempat perayaan malam pergantian tahun," ujar  Media Relations  PT Pembangunan Jaya Ancol, Niate Putri, di Jakarta Rabu (31/12) malam.

Total pengunjung pada tahun sebelumnya, lanjut Niate, hanya sebanyak 165 ribu pengunjung. Sebab, saat itu cuaca malam pergantian tahun hujan. "Selain itu, Monas dibuka dan diperbolehkan sebagai tempat merayakan tahun baru. Namun  untuk tahun ini kan praktis hanya dua tempat saja, Ancol dan Taman Mini," lanjutnya.

Sementara itu untuk personel keamanan, pihak Ancol menerjunkan sebanyak 2.000 petugas kepolisian dari gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Utara, dan polsek-polsek di sekitar kawasan Ancol.  Selain itu, sebanyak 11 kamera cctv dipasang di beberapa titik untuk memantau situasi.

"CCTV kami pasang di titik-titik yang rawan kemacetan serta tindakan kriminal," kata general manager keamanan PT Pembangunan Jaya Ancol, Kasman.

Rencananya, perayaan pergantian malam tahun baru di Ancol akan dihadiri oleh Gubernur DKI, Fauzi Bowo, yang akan melakukan tembakan kembang api pertama di Panggung Utama Partai Karnaval pada pukul 00.00 WIB tepat.

"Nantinya, selain di panggung utama Pantai Karnaval, juga akan diikuti pesta kembang api yang akan diadakan di eks Teater Mobil dan Putri Duyung," tutur Niate.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau