JAKARTA, KAMIS- Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menegaskan, keputusan mengenai pencalonan dirinya sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden akan ditentukan setelah pemilu legislatif 2009.
"Lihat saja setelah pemilu legislatif, apakah saya jadi maju atau tidak menjadi capres maupun cawapres. Saat ini saya belum mempunyai pikiran ke arah sana, sebab masih fokus mengerjakan tugas sebagai ketua PP Muhammadiyah," ujar Din, yang ditemui di kediamannya di Jakarta, Kamis (1/1).
Din menuturkan, sudah ada beberapa partai yang berniat mengusung dirinya sebagai capres maupun cawapres. "Namun baru Partai Matahari Bangsa yang resmi mengajukan lamarannya kepada saya, yang lainnya sudah ada tanda-tanda tapi belum ada yang menghubungi secara resmi," lanjutnya.
Ketika ditanya tentang beberapa aktifitas dan kehadirannnya bersama tokoh dan anggota partai politik, Din mengaku hal tersebut sudah biasa dilakukannya jauh hari sebelumnya. "Sebelumnya saya juga sering hadir dan terlihat bersama dengan tokoh maupun anggota partai politik, jadi kenapa baru sekarang disorot," tutur Din.
Din menjelaskan kehadiran dan keterlibatannya dengan tokoh-tokoh parpol tersebut hanya sebatas masalah keagamaan dan perkembangan bangsa Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang