JAYAPURA, MINGGU — Sekitar 750 orang hari Minggu (4/1) mengungsi ke lapangan Makodim Manokwari, sesaat setelah terjadi gempa susulan yang berkekuatan 7,6 skala Richter.
Dandim Manokwari Letkol Inf Irham mengakui, ratusan warga Manokwari itu saat ini mengungsi ke lapangan Makodim yang letaknya di ketinggian dan jauh dari pantai. Bangunan yang mengalami rusak parah akibat gempa pada hari Minggu dini hari antara lain Hotel Swissbell, Supermarket Hadi, rumah dinas bupati Manokwari, kantor gubernur Papua Barat, masjid kampung Makassar, Hotel Aries, dan Hotel Billy Jaya.
Adapun bangunan yang rubuh selain Hotel Mutiara yakni Hotel Kali Dingin dan beberapa rumah sosial. Sementara itu, Kepala Divisi Regional Perum Bulog Papua Ahmad Kastela yang dihubungi secara terpisah mengakui, kerusakan yang terjadi di gudang Bulog Manokwari saat ini sudah dapat diatasi. "Untuk sementara dinding gudang yang rusak ditutup pakai seng sehingga tidak merusak kualitas beras di dalamnya," ungkap Kastela yang menambahkan saat insiden tersebut terjadi, gudang menampung 600 ton beras.
Menurut Ahmad Kastela, jumlah tersebut akan bertambah karena saat ini sedang dilakukan bongkar sebanyak 1600 ton dari 3.000 ton. "Manokwari tidak akan mengalami kekurangan beras," tegas Ka Divre Bulog Papua Ahmad Kastela.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang