Dua Pemain Asing PSIS Masih Ilegal

Kompas.com - 04/01/2009, 22:29 WIB

SEMARANG, MINGGU — Sebanyak dua pemain asing, yaitu Abdel Aziz Dnibi dan Nnengue Bienvenu, yang baru bergabung dengan PSIS Semarang pada putaran kedua Liga Super nanti, masih berstatus ilegal. Mereka belum melengkapi persyaratan administrasi untuk bisa membela tim "Mahesa Jenar" pada musim kompetisi tahun ini.

Manajer Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho, di Semarang, Minggu (4/1), mengatakan, manajemen berharap sebelum tanggal 15 Januari 2009 ini, semua persyaratan administrasi pemain asing sudah beres sehingga bisa diturunkan saat menjamu Persitara Jakarta Utara pada leg pertama Copa Indonesia.

"Kami memberi batas waktu kepada pemain-pemain asing itu untuk menyelesaikan persyaratan administrasi tanggal 10 Januari 2009 sehingga, saat menjamu Persitara Jakarta Utara pada Copa Indonesia, mereka bisa dimainkan," katanya.

Ia mengakui, memang untuk Copa Indonesia hanya tiga pemain asing yang bisa dimainkan, tetapi kalau semua persyaratan administrasi pemain asing sudah selesai, tentunya pelatih Bambang Nurdiansyah bisa memiliki alternatif untuk menurunkan pemain asingnya. "Jadi tidak hanya itu-itu saja, artinya kalau hanya tiga pemain asing yang disahkan tentunya pelatih tidak memiliki alternatif untuk menurunkan pemain yang lain," katanya.

Setyo Agung Nugroho, yang sukses mengantarkan PSIS Junior juara Liga Remaja Piala Suratin tahun 2004, menyebutkan, pemain asing asal Marokko (Abdel Aziz Dnibi) sudah mendapatkan Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara), tetapi belum mendapatkan ITC (International Certificate Transfer).

Rencananya, menurut dia, hari Senin (5/1), ITC akan diurus. "Saya yakin untuk mengurus ITC tidak terlalu sulit bagi Aziz karena yang bersangkutan sudah mendapat surat keluar dari klub lamanya, Geylang FC Singapura," katanya.

Sementara itu, untuk striker asal Kamerun (Nnengue), kata dia, sampai sejauh ini belum mengantongi Kitas maupun ITC. "Saya tetap yakin bahwa agen pemain tersebut, Jules Onana, akan segera mengurusnya dan dalam waktu dekat bisa selesai sehingga pemain ini bisa dimainkan lawan Persitara Jakarta Utara," katanya.

Kemudian, untuk Esaiah Pello Benson, kata dia, sudah tidak ada persoalan dan kini tinggal mengurus surat keluar dari klub lamanya, Arema Malang. Untuk mendapatkan surat keluar dari Arema Malang tergantung pada gelandang serang asal Liberia tersebut. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau