FLORENCE, MINGGU — Di Liverpool, Steven Gerrard tak hanya dihormati sebagai kapten, tetapi juga pemain santun yang disegani. Namun, Pelatih timnas Inggris Fabio Capello justru mengingatkan agar pemain lain tidak menirunya. Kenapa?
Ternyata Capello mengungkit-ungkit masalah pemukulan yang dilakukan Gerrard seusai pertandingan melawan Newcastle United pekan lalu. Gerrard sempat ditahan, tetapi akhirnya dilepas dan bisa membela "The Reds" dalam Piala FA. Meski demikian, penyelidikan kasus pemukulan itu tetap berlanjut.
Karena itulah, Capello meminta agar pemain lain tak meniru sikap tersebut. Itu pula yang ia sarankan kepada Riccardo Montolivo, yang ingin menjadi Gerrard-nya Fiorentina. Mantan pelatih Juventus dan Real Madrid ini justru meminta agar Montovilo tak meniru sikap tidak disiplin Gerrard, pemain yang selama ini diidolakan oleh Montovilo.
“Mari berharap dia tidak meniru Gerrard dalam hal apa pun, terutama dengan melihat sikapnya akhir-akhir ini,” kata Capello kepada firenzeviola.it saat mengunjungi pusat latihan "La Viola" di Marbella.
Sebelum ini, hubungan Capello dengan Gerrard memang agak kurang harmonis. Ia pernah meminta Gerrard agar tidak egois mengenai posisinya di lapangan dan berkorban demi kegemilangan "The Three Lions".
Ketika Gerrard absen dalam duel persahabatan melawan Jerman, November lalu, Capello pun sempat berang. Waktu itu, Capello sudah memasukkan nama Gerrard untuk dibawa ke Berlin. Namun, Gerrard tiba-tiba mundur dengan alasan mengalami otot robek. Selain dia, Wayne Rooney, Rio Ferdinand, dan Frank Lampard juga absen dengan alasan serupa: cedera. Kemudian muncullah isu bahwa ada konspirasi di tubuh timnas Inggris.
Kini masih belum jelas apakah Capello akan mencoret nama Gerrard dari timnya, terutama berkaitan dengan kasus hukum yang dihadapinya. Jika merujuk pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 beberapa waktu lalu, Capello memang belum memiliki pemain selain Gerrard yang pantas disandingkan bersama Frank Lampard. (CH4)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang