JAKARTA, SELASA — Ford diberitakan kesulitan mencari pembeli Volvo. Sebelumnya sempat dilaporkan bahwa Daimler berniat membeli perusahaan mobil Swedia tersebut. Namun, Daimler membantah dan menyatakan tidak berminat pada merek Swedia tersebut. Hal tersebut diberitakan oleh Der Spiegel, Jerman, Minggu lalu, dan dikutip oleh beberapa media internasional.
Berita kepastian bahwa Daimler tidak tertarik membeli Volvo dilontarkan oleh juru bicara perusahaan mobil Jerman tersebut. Dikatakan Daimler “tidak pernah tertarik pada Volvo’. Pernyataan ini sekaligus membantah laporan sebelumnya yang menghubungkan Daimler dengan Volvo.
Dengan kondisi tersebut, Ford harus mencari pembeli potensial. Terakhir diberitakan sebuah perusahaan otomobile China berniat membeli Volvo. Dikatakan, perusahaan China tersebut akan memperoleh keuntungan besar membeli Volvo. Pasalnya, tim riset dan pengembangan Volvo punya reputasi hebat di dunia untuk keselamatan. Sebaliknya, perusahaan mobil China kelemahan utamanya justru di bidang tersebut. Menurut Reuter, media China memberitakan bahwa Changan Automobile Group tertarik dengan Volvo, tetapi Ford tidak memberi tanggapan.
Kesulitan Volvo sudah tampak pada awal tahun lalu. Waktu itu Ford dan Volvo berkilah dan memastikan tidak akan menjual Volvo. Kenyataannya, awal Desember tahun lalu Ford secara resmi mengumumkan untuk menjual Volvo karena menghadapi kesulitan keuangan yang makin parah.
Sekarang dengan kondisi keuangan global yang makin tidak pasti, Ford tak hanya kesulitan menjual produknya, juga perusahaan miliknya. Bila sebelumnya, cukup mudah bagi Ford menjual Jaguar, Land Rover dan Aston Martin , ternyata tidak demikian dengan Volvo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang