2009, Menlu Berharap Obama Berkunjung ke Indonesia

Kompas.com - 06/01/2009, 15:13 WIB

JAKARTA, SELASA — Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda berharap presiden AS terpilih, Barack Obama, yang akan dilantik pada 20 Januari nanti akan berkunjung ke Indonesia menjelang atau seusai menghadiri pertemuan KTT APEC di Singapura, September nanti.

Hal itu dikatakan oleh Menlu dalam pernyataan pers tahunan Melu RI (PPTM) 2009 di Gedung Nusantara, Kompleks Deplu RI, Jalan Pejambon, Jakarta, Selasa (6/2). “KTT APEC ini kesempatan besar Presiden AS untuk bertemu dengan 25 kepala negara dan ada banyak agenda yang bisa dibicarakan dalam forum tersebut,” ujarnya.

Namun, Hassan mengatakan, Indonesia belum memiliki agenda khusus yang akan dibicarakan terkait rencana kunjungan Presiden Barrack Obama tersebut. “Berdasarkan paparan beberapa media massa, seperti New York Times dan Herald Tribune, Obama berjanji untuk mengunjungi satu negara Islam terbesar dan peluangnya adalah Indonesia,” tutur Hassan.

Yang jelas, menurut Hssan, selepas pelantikan Barack Obama sebagai Presiden AS, sikap pemerintah negara tersebut sangat dinantikan terkait penyelesaian konflik Palestina-Israel. “Langkah pemerintahan Obama untuk mengutamakan dialog dan negosiasi sangat diharapkan membawa persoalan Palestina-Israel pada pokok persoalan, yakni penjajahan suatu bangsa atas bangsa lain,” kata Hassan.

Terkait kepastian kedatangan Presiden AS ke Indonesia tersebut, Hassan belum bisa memastikan. "Kalau sekarang mungkin wacananya mengarah ke Indonesia, tetapi sebagai presiden baru kan pasti akan banyak program dan rencana, jadi ya kita tunggu saja," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau