BI Turun Gunung, Rupiah Membaik

Kompas.com - 06/01/2009, 17:33 WIB

JAKARTA, SELASA — Tekanan terhadap rupiah, Selasa (6/1) sore, agak berkurang dengan masuknya Bank Indonesia ke pasar. Posisi beli rupiah berada pada Rp 10.850 per dollar AS, sedangkan untuk jual ada pada Rp 11.100 per dollar AS.

Direktur Utama PT Financorpindo Edwin Sinaga di Jakarta, Selasa, mengatakan, berkurangnya tekanan negatif pasar terhadap rupiah karena Bank Indonesia (BI) kembali melakukan pengawasan ketat terhadap bank-bank asing yang bermain valas. "Selain itu, BI masuk ke pasar dengan melepas cadangan dollarnya agar tekanan terhadap rupiah berkurang," ucapnya.
   
Meski demikian, lanjut dia, posisi rupiah masih berada di atas level yang aman setelah mampu bertahan beberapa pekan di bawah angka Rp 11.000 per dollar AS. "Karena itu, ke depan, rupiah masih berpeluang kembali menguat, apalagi pemerintah berusaha mencari dana tambahan untuk mendorong sektor rill tumbuh," katanya.
    
Kucuran dana pemerintah sebesar Rp 50 triliun, menurut dia, yang akan ditujukan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah merupakan langkah yang tepat karena sektor tersebut merupakan sektor yang tahan banting. "Apalagi pertumbuhan ekonomi nasional sebagian besar didukung oleh sektor tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, ke depan, rupiah masih berpeluang untuk menguat menyusul membaiknya inflasi Desember yang mengalami inflasi minus (deflasi) 0,04 persen sehingga akan menekan suku bunga acuan (BI Rate) kembali bergerak turun. "Apabila BI Rate turun maka diperkirakan suku bunga bank juga akan bergerak turun meski tidak dalam waktu yang bersamaan," ucapnya.

Edwin Sinaga mengatakan, besarnya tekanan terhadap rupiah yang terjadi sejak pagi sampai sore ini karena meningkatnya pembelian dollar oleh pelaku pasar.
   
Menurutnya, pelaku pasar membeli dollar AS dalam jumlah besar yang terpicu oleh membaiknya mata uang asing itu terhadap mata uang utama Asia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau