Sebanyak 9 Bank Syariah Baru Segera Berdiri

Kompas.com - 06/01/2009, 22:20 WIB

BANDUNG, SELASA — Sebanyak sembilan bank syariah baru akan segera berdiri pada tahun 2009. Dengan penambahan sembilan bank tersebut itu, aset perbankan syariah yang saat ini sekitar 2,16 persen akan meningkat menjadi 3,5 persen hingga 4 persen.

Presiden Direktur Karim Business Consulting Adiwarman Karim mengatakan, berdirinya bank-bank syariah baru tersebut ada yang dilakukan melalui akuisisi dan juga melalui spin off atau konversi dari unit usaha syariah yang dimiliki bank konvensional menjadi bank syariah secara terpisah. Beberapa bank syariah baru tersebut di antaranya adalah Bukopin Syariah, BRI Syariah, Panin Syariah, BCA Syariah, ungkapnya, Selasa (6/1) di Bandung.

Pada tahun 2009, kinerja dan daya saing perbankan syariah dibandingkan dengan bank konvensional diperkirakan semakin meningkat pada saat tren suku bunga perbankan konvensional semakin rendah. Oleh karena itu, pelaku perbankan syariah berharap, di tengah ancaman dampak krisis 2009, suku bunga acuan Bank Indonesia diturunkan dari 9,25 persen menjadi menjadi 8,5 persen.

Selama ini hanya ada beberapa bank syariah, seperti Bank Muamalat, Bank Syariah Mega, dan Bank Syariah Mandiri. Nanti akan semakin lebih banyak alternatif yang bisa digunakan masyarakat, kata Karim.

Aturan regulasi syarat minimal modal Rp 500 miliar akan semakin mendukung berdirinya bank-bank syariah. Terutama bagi bank yang sudah siap modal hampir Rp 500 miliar dan tinggal menambah sedikit. Dengan membeli bank yang kecil untuk kemudian dijadikan bank syariah, menurut Karim, prosesnya berlangsung cukup rumit.

"Kalau sebuah bank sudah punya Rp 475 miliar ya mending tambahin sisanya yang Rp 25 miliar daripada beli bank kecil baru. Kalau beli bank kecil yang baru itu harus menyelesaikan segala macam cuci piring seperti urusin kredit-kredit orang yang dulu terkait dengan bank itu," katanya.

Meski demikian, munculnya beberapa bank syariah baru tersebut diperkirakan masih belum mampu menggenjot raihan pangsa pasar perbankan syariah sampai 5 persen.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau