Fiskal Tak Ganggu Tiga Serumpun

Kompas.com - 07/01/2009, 14:11 WIB

MEDAN, RABU — Pengenaan fiskal Rp 2,5 juta untuk perjalanan ke luar negeri bagi warga yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tidak akan memengaruhi komitmen kerja sama segitiga pertumbuhan Indonesia, Malaysia, Thailand dan Indonesia, Malaysia, Singapura Growth Triangle (IMT dan IMS-GT).
   
Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin di sela penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) bagi satuan-satuan kerja se-Sumut, di Medan, Rabu (7/1), mengatakan, kewajiban fiskal hanya dibebankan kepada mereka yang tidak memiliki NPWP, bukan kepada masyarakat secara keseluruhan.
   
"Karenanya kita yakin kebijakan fiskal itu tidak akan memengaruhi kerja sama IMT dan IMS-GT yang sudah menjadi komitmen bersama keempat negara. Kalau tak mau urus pajak (mengurus NPWP), ya harus bayar fiskalnya," katanya.
   
Menurut Gubernur, selama ini masyarakat memiliki ketakutan yang berlebihan dalam membayar pajak. Padahal, memiliki NPWP bukan berarti harus membayar pajak karena warga yang dibebani pajak hanya yang berpenghasilan di atas Rp 1 juta.
   
"Kalau memang tidak ada (tidak berpenghasilan di atas Rp 1 juta) ya tidak harus bayar pajak, tapi kan harus ada NPWP-nya," katanya.
   
Masyarakat yang memiliki NPWP, jelas Gubernur, hanya diwajibkan melaporkan penghasilannya. Jika memang tidak mencapai ketentuan, mereka hanya akan dikenakan laporan nihil (tanpa beban pajak). "Jadi kan tak ada masalah," katanya.
   
Syamsul Arifin menilai kebijakan pemerintah itu diambil guna mendorong peningkatan pendapatan negara karena selama ini pendapatan dari sektor pajak belum optimal.
   
"Banyak pengusaha yang sampai kini enggan membayar pajak dan itu menyulitkan negara kita. Kan tak mungkin orang kaya mau bayar pajak kalau tak dibuat begini (diwajibkan punya NPWP)," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau