Perang Bikin Minyak Mahal

Kompas.com - 08/01/2009, 10:19 WIB

SINGAPURA, KAMIS — Harga minyak naik tipis di perdagangan Asia, Kamis (8/1), setelah menurun sehari sebelumnya akibat melemahnya permintaan, kata analis.
    
Kontrak utama berjangka New York untuk minyak mentah jenis light sweet pengirimana Februari naik 14 sen menjadi 42,77 dollar per barrel di New York Mercantile Exchange (Nymex). Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari naik 8 sen menjadi 45,94 dollar per barel.
    
"Melemahnya permintaan merupakan gambaran yang belum berlalu," kata Jonathan Kornafel, Direktur Hudson Capital Energy Asia, sebuah perusahaan dagang.
    
Ia mengatakan, kenaikan harga karena konflik yang masih terus berlangsung di Jalur Gaza, masalah di Nigeria, serta perselisihan gas antara Rusia dan Ukraina.
    
Departemen Energi Amerika Serikat mengatakan, Rabu, cadangan minyak mentah tumbuh dengan 6,7 juta barrel pekan lalu, jauh lebih tinggi ketimbang prediksi para analis, 700.000 barrel.
    
Kornafel memperkirakan, minyak diperdagangkan antara 38 dan 45 dollar AS per barrel pekan ini. Namun, ia mengatakan, harga dapat turun "sebanyak 10 hingga 12 dollar" jika konflik Israel-Hamas dan perselisihan antara Rusia dan Ukraina mengenai masalah gas belum juga bisa dipecahkan.
    
Harga minyak naik tajam pada pertengahan tahun lalu, mencapai rekor tinggi di atas 147 dollar AS per barrel pada Juli 2008 sebelum kecenderungan menurunnya ekonomi global telah mendorong menurunnya permintaan dunia untuk energi dan terus menurunnya harga minyak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau