Pia Tersingkir, Tunggal Putri Indonesia Habis

Kompas.com - 08/01/2009, 19:11 WIB

KUALA LUMPUR, KAMIS — Pupuslah harapan Indonesia untuk meraih gelar di nomor tunggal putri Malaysia Super Series 2009. Pasalnya, Pia Zebadiah Bernadet yang menjadi satu-satunya wakil tersisa di turnamen ini juga harus tersingkir di babak perdelapan final.

Pada pertandingan yang berlangsung Kamis (8/1) di Stadion Bukit Jalil, Pia kalah stright set 8-21 dan 14-21 dari pemain Singapura, Zhang Beiwen, hanya dalam waktu 28 menit. Sebelumnya, satu wakil Indonesia, Adrianti Firdasari, sudah lebih dulu tersisih seusai ditaklukkan unggulan 4 asal Perancis, Pi Hongyan.

Sementara itu, di nomor ganda putri, pasangan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari lolos perempat final setelah mengalahkan pasangan tuan rumah, Chong C Sook/Woon Khe Wei, dengan rubber game 21-13, 18-21, dan 21-18.

Setelah menang cukup mudah di set pertama, penampilan Shendy/Meiliana merosot di set kedua. Pasangan Malaysia mengambil kesempatan dan mampu bangkit sehingga terjadi kejar-mengejar angka hingga akhirnya merampas game tersebut dengan angka 21-18.

Pada game ke-3, pasangan Merah Putih itu kembali ke bentuk permainan terbaiknya dan terus memimpin angka hingga 13-11. Pasangan Malaysia mencoba mengejar tetapi gagal menyamakan angka sehingga akhirnya Shendy/Meiliana yang merupakan unggulan 8 itu menang 21-18.

Kesuksesan juga diraih ganda putra Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya yang mengalahkan ganda putra Malaysia, Gan Teik Chai/Tan Bin Shen, dengan dua game langsung 21-13 dan 21-11. (LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau