Persiku Akan Coret Owang Abong

Kompas.com - 09/01/2009, 00:01 WIB

KUDUS, KAMIS — Manajemen Persiku Kudus akan mencoret pemain gelandang asal Kamerun, Owang Abong Crepin, jika kartu izin tinggal sementara (Kitas) belum juga beres, mengingat empat pemain lokal dan pemain asingnya juga dicoret terlebih dahulu.

"Kami tidak mau direpotkan dengan persoalan Kitas pemain. Jika Kitas Owang Abong belum juga beres, manajemen akan segera mencoretnya," kata Manajer Persiku Kudus Jhony SE di Kudus, Kamis.

Pada kepengurusan sebelumnya, pemain asal Kamerun itu juga sempat akan dicoret karena persoalan Kitas-nya tidak beres.

Bahkan, saat ia akan menjalani laga tour ke Sulawesi melawan Persigo Gorontalo (12 November 2008) dan Persibom Bolaang Mongondow (19 November 2008) yang berkesudahan dengan kekalahan, Owang Abong juga disibukkan dengan persoalan Kitas.

Untuk mengisi kekosongan sejumlah pemain yang dicoret, pihak manajemen berencana "berburu" sekitar delapan pemain sekaligus untuk menambah kekuatan tim, termasuk tiga striker asing yang akan dipilih menggantikan Perry Sah Kollie yang dicoret terlebih dahulu.

Sementara itu, Owang Abong ketika dihubungi melalui telepon mengatakan belum mengetahui informasi tentang pencoretan terhadap dirinya.

Padahal, kata dia, Kitas yang dimilikinya juga tidak ada masalah.

Ia mengatakan masih menyelesaikan proses pengurusan Kitas di luar negeri, mengingat batas waktu penggunaan Kitas ada batasnya.

Berdasarkan pertimbangan tertentu, akhirnya Manajemen Persiku Kudus memberi kelonggaran waktu terhadap gelandang asal Kamerun ini hingga 13 Januari mendatang.

"Kami menunggu kepastian Kitas Owang Abong hingga Selasa (13/1) mendatang, sebagai pertimbangan untuk tetap memakai dirinya pada kompetisi putaran kedua nanti," kata Asisten Manajer Persiku Kudus Mudoso. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau