Pasukan Khusus Anti Bajak Laut Somalia Disiagakan

Kompas.com - 09/01/2009, 01:09 WIB

SOMALIA, KAMIS - Angkatan Laut Amerika Serikat mulai disiagakan melawan para kapal bajak laut yang kerap berlalu lalang di Teluk Aden, pantai Somalia. Unit yang disebut Pasukan Khusus Gabungan 151 ini merupakan bagian dari pasukan yang ditempatkan di wilayah perairan Somalia untuk mengamankan situasi yang rawan dengan perdagangan senjata, jual beli obat terlarang, termasuk pembajakan.

Teluk Aden terhubung dengan Lautan India dan Laut Merah. Sekitar 20.000 kapal minyak tanker, kapal barang dan kapal dagang melintas di wilayah perairan terbesar Somalia setiap tahunnya. Sementara wilayah tersebut di luar jangkauan hukum.

Amerika Serikat merupakan salah satu negara dari 20 negara lain yang mencoba melawan bajak laut di wilayah ini, termasuk Rusia, India, Jerman dan Iran. Dalam bulan Desember, para pelaut Jerman sempat menggagalkan upaya para perompak ini membajak kapal kargo Mesir yang hendak mendarat di Pantai Yaman, ungkap Kementrian Pertahanan Jerman.  Demikian juga Uni Eropa melepas operasi angkatan laut pertama kalinya untuk melindungi kapal-kapal ini.

Langkah ini dilakukan setelah China mulai mewujudkan rencananya untuk berpatroli di garis pantai ujung Afrika.

Pasukan khusus 151 semata-mata dibentuk untuk keperluan ini, ungkap Letnan Stephanie Murdock, Laksamana AL Amerika Serikat. Dengan langkah ini, Amerika Serikat mengantisipasi bergabungnya negara lain dalam pasukan ini.

"Masalah bajak laut ini dan selajutnya bakal menjadi masalah internasional yang membutuhkan solusi secara internasional," ujar Wakil Komandan Armada, Bill Gortney, Komandan gabungan pasukan khusus dalam sebuah laporan tertulis di Manama, Bahrain. Lanjutnya,"Kami yakin keberadaan CTF-151 merupakan langkah yang tepat."

Para bajak laut ini dikabarkan nyaris menyerang 100 kapal dan membajak 40 kapa di perairan Somalia di tahun 2008, menurut catatan Biro Maritim Internasional

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau