Tidak Ikut Tes CPNS, tapi Lulus

Kompas.com - 09/01/2009, 11:52 WIB

BANDAR LAMPUNG, JUMAT — Warga meminta polisi mengusut dugaan lulusnya seorang peserta tes calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) untuk Kabupaten Way Kanan, Lampung. Padahal, peserta itu tidak mengikuti tes karena sedang menunaikan ibadah haji.
    
"Kalau membaca berita di media massa, peserta itu berangkat ke Jeddah tanggal 28 November 2008, sedangkan tes CPNSD tanggal 30 November 2008," kata salah seorang peserta tes CPNSD di Lampung, Ferry, di Bandar Lampung, Jumat.
    
Oleh karena itu, lanjut dia, jika data itu benar, maka polisi harus masuk untuk menyidik siapa yang "bermain" di sana.
    
"Polisi harus menyidik apakah si peserta yang tanpa tes tapi lulus yang melakukan pelanggaran, atau ada pihak lain yang bermain," katanya.
    
Peserta tes CPNSD lainnya yang tidak lulus pun meminta aparat segera bertindak untuk mencari kebenaran hal itu. "Sebenarnya kami sudah tahu dalam setiap penerimaan CPNSD ada permainan, tetapi karena kami mencoba mengadu nasib di era sulitnya mencari pekerjaan ini, tetap dicoba. Akhirnya, yang punya koneksi yang lulus," kata salah seorang peserta tes.
    
Berita lulusnya GF untuk formasi pranata humas Kabupaten Way Kanan, menjadi perbincangan hangat di kalangan warga, khususnya mereka yang sedang mencari kerja termasuk ikut mengadu nasib pada tes CPNSD.
    
Sementara itu, data yang mendukung GF tidak mengikuti tes yakni dari Kanwil Depag Provinsi Lampung, ia terdaftar sebagai jemaah haji yang diberangkatkan tanggal 28 November 2008. Sedangkan tes tertulis CPNSD tanggal 30 November 2008.
    
Informasi lainnya, di Kabupaten Way Kanan pada tes CPNSD guru salah satu bidang studi, yang mendaftar empat orang, yang ikut tes hanya tiga orang dan ketika pengumuman yang lulus empat orang.
    
"Kami sedang mencari kebenaran itu, karena sudah menjadi wacana di Way Kanan," ujar seorang sumber yang juga enggan disebutkan identitasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau