Presiden Akan Bicarakan Krisis Gaza dengan Sarkozy

Kompas.com - 09/01/2009, 17:51 WIB

JAKARTA, JUMAT — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Sabtu (10/1) sore sekitar pukul 17.15 WIB akan membahas perkembangan krisis di Jalur Gaza dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy melalui saluran telepon.
    
Juru Bicara Kepresidenan Bidang Hubungan Internasional Dino Patti Djalal kepada pers di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (9/1), mengatakan telepon dari Sarkozy itu terkait dengan kunjungan Presiden Perancis ke Timur Tengah mulai Senin (5/1) lalu.
    
"Presiden Sarkozy baru saja mengunjungi Timur Tengah dan akan menyampaikan perkembangan situasi di sana pada Presiden Yudhoyono," kata Dino.
    
Seperti dikutip harian The Independent, Senin (5/1), berita tentang kunjungan Sarkozy muncul setelah mereka menerima laporan bahwa tiga anak Palestina tewas akibat serangan Israel.
    
Sekretaris Jenderal PBB mendesak Dewan Keamanan untuk bertindak lebih cepat dalam mengatasi krisis yang semakin meningkat.
    
Kunjungan dua hari Sarkozy dimulai Senin (5/1) ke kota Sharm el-Sheikh, Mesir, dan menghadiri makan siang bersama Presiden Mesir, Hosni Mubarak. Presiden yang terpilih pada 6 Mei 2007 itu kemudian menuju Ramallah di Tepi Barat, Palestina, untuk berbincang dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
    
Selain itu, Sarkozy juga bertemu dengan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert di Yerusalem, kemudian pada Selasa (6/1) mengunjungi Suriah dan Lebanon.
    
Pejabat Pemerintah Perancis mengatakan bahwa Sarkozy mencari jalan perdamaian di Gaza. Selama ini Perancis bertindak aktif dalam upaya diplomatik untuk mencapai gencatan senjata.
    
Sarkozy mengecam pengerahan pasukan angkatan darat oleh Israel. Namun, dia juga menyalahkan Hamas karena menembakkan roket ke wilayah Israel sehingga menyebabkan penderitaan bagi warga Palestina.

PM Suriah

Sementara itu, masih menurut Dino, pada Senin (12/1) Presiden Yudhoyono dijadwalkan akan menerima kunjungan Perdana Menteri Suriah Muhammad Naji Otri.
    
"Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan PM Otri. Ada dua topik yang akan dibicarakan yaitu peningkatan hubungan bilateral dan juga membahas perkembangan terakhir di Gaza," kata Dino.
    
Dino menambahkan, Suriah merupakan salah satu negara yang memiliki peran penting di Timur Tengah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau