KUALA LUMPUR, JUMAT — Indonesia meloloskan semua pemain gandanya ke semifinal Malaysia Super Series 2009. Setelah ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir, kini giliran satu pasang ganda putri dan dua pasang ganda putra.
Di ganda putri yang terjadi perang saudara, pasangan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari di luar dugaan membuat kejutan setelah menaklukkan Vita Marissa/Liliyana Natsir. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Selangor, Jumat (9/1), Shendy/Meiliana yang menjadi unggulan 8 menang 21-18 dan 24-22 atas unggulan 3 tersebut.
Pada nomor ganda putra, unggulan utama Markis Kido/Hendra Setiawan menyingkirkan senior mereka Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya. Ganda nomor satu dunia tersebut perlu waktu 29 menit untuk menang stright set 21-16 dan 21-18.
Sementara itu, pasangan Indonesia lainnya, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, menghentikan perlawanan pasangan Korea Selatan, Cho Gun Woo/Yoo Yeon Seong. Mereka juga menang stright set 21-19 dan 21-17.
Dengan demikian, Indonesia hanya tinggal berharap menyabet gelar dari nomor ganda. Pasalnya, harapan di nomor tunggal putra sudah pupus menyusul kegagalan Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso yang sudah lebih dulu tersingkir beberapa jam sebelumnya.
Namun, lagi-lagi perang saudara terjadi lagi di semifinal ganda putra yang berlangsung Sabtu. Markis/Hendra harus saling membunuh dengan Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan. Meskipun demikian, sudah dapat dipastikan bahwa Indonesia menempatkan satu wakil di final ganda putra.
Sementara itu, Shendy/Meiliana akan melawan pasangan China, Yang Wei/Zhang Jiewen. Unggulan 5 tersebut lolos setelah mengalahkan pasangan tuan rumah yang jadi unggulan utama, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty dengan rubber set 17-21, 21-19, dan 21-11.
Di nomor ganda campuran, Nova/Liliyana akan menghadapi pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, yang menang 21-9 dan 21-12 atas ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Ng Hui Lin. (LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang