Terus Memburuk, Angka Pengangguran di AS

Kompas.com - 10/01/2009, 02:32 WIB

WASHINGTON, SABTU — Tingkat pengangguran di AS meningkat menjadi 7,2 persen pada Desember 2008 atau mencapai angka tertinggi dalam 16 tahun saat berlangsung pemutusan hubungan kerja terhadap 524.000 pekerja. Bursa tenaga kerja diperkirakan akan tetap lemah dengan tetap berlanjutnya PHK massal.

Laporan yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS ini menekankan telah memburuknya dampak resesi terhadap pekerja dan perusahaan. Laporan ini juga menandakan tugas berat yang akan dipikul oleh Presiden terpilih Obama dalam memulihkan kondisi ekonomi di AS.
 
Selama tahun 2008, total 2,6 juta pekerja di AS telah mengalami PHK. Ini merupakan angka tertinggi sejak 1945 saat hampir 2,8 juta warga kehilangan pekerjaan.

Tingkat pengangguran rata-rata di AS telah mencapai 5,8 persen tahun lalu. Angka ini menunjukkan kenaikan tajam dari 4,6 persen pada 2007 dan merupakan tertinggi sejak 2003.

Meskipun kalangan ekonom telah memperkirakan sebelumnya akan terjadi lebih banyak PHK pada penghujung tahun lalu, jumlah mereka yang mengalami PHK pada Oktober dan November lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Jumlah mereka yang mengalami PHK mencapai 584.000 orang pada November dan 423.000 orang pada Oktober.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau