Permintaan Pesawat Turun, Boeing PHK 4.500 Karyawan

Kompas.com - 10/01/2009, 05:26 WIB

PITTSBURGH, SABTU — Boeing Co, produsen pesawat terbesar kedua di dunia berencana memangkas jumlah karyawannya hingga 3 persen. Pemutusan hubungan kerja ini dilakukan pada saat lesunya ekonomi dunia berdampak terhadap penurunan permintaan produksi pesawat dari Boeing.

Perusahaan yang berbasis di Chicago ini mengumumkan akan memberlakukan PHK terhadap 4.500 karyawan di bidang bisnis pesawat penumpang yang memiliki pabrik di kawasan Seattle. PHK tersebut tidak akan berdampak secara langsung terhadap pekerja di bidang produksi Boeing.

Pengumuman PHK ini disampaikan sehari setelah Boeing melaporkan penurunan sebesar 15 persen penjualan pesawat pada 2008 saat perusahaan ini menghadapi aksi mogok selama 8 pekan dari serikat pekerja serta penyusutan pemesanan pesawat. Turunnya penjualan pesawat memastikan posisi rival Boeing di Eropa, Airbus, sebagai produsen pesawat nomor satu di dunia.

Pemesanan pesawat Boeing telah merosot hingga lebih dari separuhnya tahun lalu menyusul kenaikan penjualan selama 3 tahun berturut-turut. Hingga 31 Desember 2008, Boeing mempekerjakan 162.191 karyawan.

Sebagian besar karyawan yang akan terkena PHK antara April hingga Juni tahun ini berada di Washington. Boeing akan menyampaikan pemberitahuan kepada para karyawan yang terkena PHK dalam waktu 60 hari sebelumnya mulai Februari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau