Murray Ciamik, Raih Gelar Kedua di Awal Musim

Kompas.com - 11/01/2009, 00:23 WIB

DOHA, SABTU - Musim 2009 ini tampaknya sangat bersahabat dengan Andy Murray. Buktinya, dalam dua pekan petenis Inggris Raya tersebut sudah mengecap dua gelar juara.

Terakhir, Murray merengkuh trofi Qatar Exxon Mobil Open. Pada partai final di Doha, Sabtu (10/1), unggulan ketiga itu menang stright set 6-4 6-2 atas petenis Amerika Serikat Andy Roddick, sekaligus mempertahan gelar yang dia raih musim 2008.

Kesuksesan tersebut melengkapi prestasi ciamiknya pekan lalu. Pada pertandingan eksibisi di Abu Dhabi, peringkat empat dunia tersebut menjadi juara setelah sukses mempecundangi dua petenis terbaik dunia, yakni Roger Federer di semifinal sebelum menaklukkan Rafael Nadal di final.

Perjalanan Murray di Qatar Terbuka ini terbilang sangat meyakinkan. Di semifinal sehari sebelumnya, dia lebih dulu menghentikan Federer. Ini merupakan kemenangan ketiganya secara beruntun atas petenis nomor dua dunia tersebut.

Di final, Murray ditengarai bakal kesulitan karena menghadapi Roddick yang memiliki rekor pertemuan lebih bagus. Tetapi, petenis yang prestasinya melejit sepanjang tahun 2008 tersebut bisa melaju mulus untuk meraih kemenangan sekaligus memperbaiki catatan pertemuannya dengan Roddick menjadi 4-5.

Dua gelar juara dalam dua pekan di bulan Januari ini semakin menegaskan bahwa Murray sudah menjelma jadi momok para petenis top. Alhasil, di Australia Terbuka yang mulai bergulir 19 Januari, Murray patut diperhitungkan oleh Nadal, Federer dan Novak Djokovic, yang berperingkat di atasnya. (TIC/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau