DOHA, SABTU - Musim 2009 ini tampaknya sangat bersahabat dengan Andy Murray. Buktinya, dalam dua pekan petenis Inggris Raya tersebut sudah mengecap dua gelar juara.
Terakhir, Murray merengkuh trofi Qatar Exxon Mobil Open. Pada partai final di Doha, Sabtu (10/1), unggulan ketiga itu menang stright set 6-4 6-2 atas petenis Amerika Serikat Andy Roddick, sekaligus mempertahan gelar yang dia raih musim 2008.
Kesuksesan tersebut melengkapi prestasi ciamiknya pekan lalu. Pada pertandingan eksibisi di Abu Dhabi, peringkat empat dunia tersebut menjadi juara setelah sukses mempecundangi dua petenis terbaik dunia, yakni Roger Federer di semifinal sebelum menaklukkan Rafael Nadal di final.
Perjalanan Murray di Qatar Terbuka ini terbilang sangat meyakinkan. Di semifinal sehari sebelumnya, dia lebih dulu menghentikan Federer. Ini merupakan kemenangan ketiganya secara beruntun atas petenis nomor dua dunia tersebut.
Di final, Murray ditengarai bakal kesulitan karena menghadapi Roddick yang memiliki rekor pertemuan lebih bagus. Tetapi, petenis yang prestasinya melejit sepanjang tahun 2008 tersebut bisa melaju mulus untuk meraih kemenangan sekaligus memperbaiki catatan pertemuannya dengan Roddick menjadi 4-5.
Dua gelar juara dalam dua pekan di bulan Januari ini semakin menegaskan bahwa Murray sudah menjelma jadi momok para petenis top. Alhasil, di Australia Terbuka yang mulai bergulir 19 Januari, Murray patut diperhitungkan oleh Nadal, Federer dan Novak Djokovic, yang berperingkat di atasnya. (TIC/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang