MU Relakan Tevez demi Dapatkan Benzema

Kompas.com - 11/01/2009, 20:56 WIB

LONDON, MINGGU — Manchester United tak mau berlarut-larut dengan status pemain Carlos Tevez yang karut-marut. MU kini justru kembali melirik striker Olympique Lyon yang sudah lama diincarnya, Karim Benzema.

Pelatih MU Sir Alex Ferguson begitu kepincut dengan permainan pemain keturunan Aljazair tersebut, apalagi ketika Benzema mencetak gol indah saat timnya melawan "Setan Merah" pada leg pertama di Perancis. Musim panas lalu, Ferguson mencoba menawarinya untuk bergabung dengan Rio Ferdinand dkk, tetapi tak berhasil. Benzema tidak mau pindah dan kalaupun pindah, ia tak ingin ke Inggris, tetapi ke Spanyol.

Kontrak Benzema bersama Lyon memang masih lama, yakni sampai 2013. Namun, pemain berjuluk "BigBenz" itu sudah mulai membuka diri dengan tawaran klub lain, terutama Real Madrid dan Barcelona. Kedua klub raksasa Spanyol inilah yang akan menjadi saingan utama MU.

Musim lalu, Benzema mencetak 20 gol untuk Lyon dan berhasil mengantar klub tersebut meraih gelar juara Ligue 1 tujuh kali berturut-turut. Di Liga Champions, ia pun tergolong subur dengan mengemas lima gol. Catatan ini sudah cukup bagi Lyon untuk mematok harga tinggi.

Surat kabar di Inggris, News of The World, meyakini, Lyon berkenan melepas pemainnya itu asal ada klub yang mau membayarnya dengan 45 juta euro. Harga setara Rp 660 miliar ini merupakan permintaan presiden klub Jean-Michel Aulas dan setara dengan nilai Cristiano Ronaldo. Namun, MU tampaknya "hanya" menghargai pemain tersebut dengan nilai 32 juta euro, hampir sama dengan harga Tevez.

Harian The People melaporkan, Tevez kini menjalin hubungan dengan kompatriotnya, Gabriel Heinz, tentang kemungkinan pindah ke Madrid musim panas nanti. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau