KUALA LUMPUR, SENIN — Krisis perekonomian global yang melanda dunia adalah kesempatan emas bagi sektor perbankan syariah untuk menunjukkan diri sebagai alternatif dari kapitalisme. "Waktunya untuk membuktikan kepada dunia," kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Senin (12/1), saat berbicara dalam konferensi perbankan syariah di Kuala Lumpur.
Perbankan syariah yang mengalami booming 1 triliun dollar AS melarang tindakan spekulasi dalam bisnisnya. Terbukti, dengan cara ini perbankan syariah relatif tanpa cidera saat berhadapan dengan kredit macet.
Di samping itu, transaksi dalam perbankan syariah harus didasari oleh jaminan aset nyata. Sistem perbankan syariah juga melarang investasi yang terkait dengan perjudian, alkohol, dan pornografi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang