JAKARTA, SENIN - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Fatmawati di Cilandak, Jakarta Selatan, mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan.
"Jumlah penderita DBD di RS Fatmawati sudah bisa disebut ada peningkatan atau terjadi lonjakan," kata Kepala Humas RS Fatmawati, Atom Kadam, di Jakarta, Senin.
Atom memaparkan, pada pekan ini jumlah penderita DBD di RS Fatmawati bisa mencapai 78 pasien yang dirawat per harinya.
Jumlah ini memang menunjukkan peningkatan karena pada pekan pertama bulan Januari 2009 jumlah pasien DBD rata-rata sekitar 65 orang per hari.
Dari jumlah tersebut, jumlah penderita orang dewasa pada umumnya berjumlah dua hingga tiga kali lebih banyak dari jumlah penderita usia anak-anak
Padahal, jumlah kapasitas kamar khusus penderita DBD yang tersedia di RS Fatmawati sebenarnya adalah untuk sekitar 70 pasien.
Untuk itu, ujar dia, pihak RS Fatmawati telah menggunakan velbed (tempat tidur darurat). Sementara jumlah persediaan velbed yang tersedia di rumah sakit tersebut sekitar 50 unit.
Ia juga menuturkan, bila jumlah velbed yang ada juga tidak memadai maka pihaknya akan meminjamnya ke tempat atau instansi lain yang memilikinya.
"Bila sudah menggunakan velbed tetapi masih belum cukup juga, kami akan meminjamnya antara lain ke Dinas Kesehatan DKI," kata Atom.
Selain itu, RS Fatmawati juga bisa memanfaatkan sejumlah ruang di kamar pasien umum yang sedang tidak terpakai.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang