Empat Tim Jatim Langsung Bentrok di Laga Awal Proliga

Kompas.com - 12/01/2009, 18:52 WIB

SURABAYA, SENIN — Empat tim bola voli asal Jawa Timur akan saling terlibat bentrok pada laga awal putaran pertama kompetisi Proliga musim 2009 yang berlangsung di GOR CLS Surabaya, 16-18 Januari mendatang.

Menurut jadwal, juara dua kali tim putra Surabaya Samator akan ditantang saudara mudanya Jember Pemkab pada Jumat (16/1). Setelah itu, mereka bertemu juara bertahan Jakarta Sananta, Sabtu.

Sementara itu, tuan rumah putri Surabaya Bank Jatim, yang menyandang predikat juara bertahan, akan bertemu Gresik Petrokimia di laga perdana, Sabtu. Sehari kemudian, mereka menghadapi Bogor Prayoga Unitas.

Samator dan Bank Jatim merupakan tim yang diunggulkan untuk kembali merebut juara Proliga musim ini karena mereka memiliki materi pemain yang cukup bagus dan solid.

Musim ini, Bank Jatim mendatangkan dua pemain China, Zhang We dan Liao Thing Thing. Lima pemain lokal juga baru, yakni Wenny Evitasari, Dhini Indah Sari, Maya Kurnia Indri, Yokbeth Kapasiang, dan Devota Rahawarin.

Pemain muka lama yang masih menjadi andalan di antaranya Rianita Panirwan, Ratih Puspita, Purwitasari, dan tosser senior, Lilin Lindawati.

"Target kami memang bisa juara lagi untuk ketiga kalinya berturut-turut pada musim ini," kata Manajer Bank Jatim Eddy Rusianto.

Dari kubu Surabaya Samator, manajemen tim masih akan mengandalkan kekuatan pada pemain muka lama, seperti Aris Achmad Risqon, Ayip Rizal, Affan Priyo, Joni Sugiyatno, Adam, Fadlan, dan Didi Irawadi.

Perubahan hanya dilakukan pada sektor pelatih, di mana Hu Xinyu yang memutuskan pulang ke negaranya, China, beberapa waktu lalu, digantikan pelatih tim nasional putri, Li Qijiang.

Sementara  itu, untuk pemain asing, Samator berencana mendatangkan pemain asal Asia Tenggara, seperti dari Thailand dan Vietnam, seperti yang dilakukan dua musim terakhir.

Di sektor putri, tim Gresik Petrokimia yang belum pernah mengenyam gelar juara Proliga, musim ini tampil dengan mengandalkan pemain-pemain muda setelah dua pilarnya, Wenny Evitasari dan Dhini Indah Sari, hengkang ke Bank Jatim.

Manajemen Gresik Petrokimia juga telah mengontrak pelatih asal China, Wang Jun, untuk memoles permainan Nindyta Pambayun dan kawan-kawan. Wang Jun menggantikan pelatih lama, Qi Lixia, yang sebenarnya masih diharapkan bisa menangani tim.

Gresik Petrokimia telah melakukan persiapan cukup matang dan panjang. Mereka baru saja menjuarai Liga Voli Divisi Satu di Blora, Jawa Tengah, sekitar November 2008.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau