MANCHESTER, SELASA — Akhirnya terungkap, ternyata bunyinya alarm di hotel Chelsea sebelum tanding lawan Manchester United, Minggu (11/1), bukan karena kebakaran. Alarm yang berbunyi dan menyebabkan pemain dan ofisial Chelsea dievakuasi, ternyata reaksi atas rokok pelatih timnas Argentina, Diego Maradona.
MU menjamu Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/1), dan akhirnya menang 3-0. Sebelum pertandingan, hotel yang ditempati Chelsea geger, karena alarm api berbunyi. Itu biasanya tanda kebakaran. Para pemain dan ofisial Chelsea pun dievakuasi demi keamanan.
Sempat muncul dugaan ini teror dari pihak MU untuk merusak konsentrasi lawan. Namun, menurut The Sun, persoalan aslinya sudah ditemukan. Ternyata, Diego Maradona yang juga tinggal di hotel itu, merokok di ruangannya. Rokoknya itu membuat tanda kebakaran berbunyi.
"Saya melihat sebagian besar pemain Chelsea keluar dari hotel dengan wajah panik. Itu bukan persiapan yang baik untuk menghadapi pertandingan vital," kata seorang saksi mata.
Seorang petugas pemadam kebakaran yang datang di tempat itu juga mengatakan, alarm itu berbunyi sebagai reaksi atas rokok Maradona. Itu tindakan ilegal karena Maradona merokok di tempat yang tak semestinya dan bisa dikenai denda dan hukuman.
Namun, seorang manajer hotel, Steven Miles membela Maradona. Menurutnya, pelatih timnas Argentina itu tak salah karena dia merokok di tempat pesta yang memang dibolehkan merokok.
Maradona juga menyaksikan pertandingan MU lawan Chelsea. Dia di sana ingin mengamati permainan Carlos Tevez. Namun, Tevez tak dimainkan di pertandingan tersebut. (SUN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang