PONTIANAK, SELASA — Petinju asal Kabupaten Kayong Utara Boxing Camp, Daud Yordan, akan menjajal kemampuannya di badan tinju WBA. Hal itu diungkapkan pelatihnya, Damianus Yordan.
"Kami sedang menyusun agenda untuk pertarungan antara Cino—panggilan Daud Yordan—dengan petinju WBA asal Filipina yang belum diketahui namanya," kata Damianus, Selasa (13/1).
Menurutnya, peluang Cino untuk tampil di badan tinju dunia WBA semakin terbuka lebar setelah pihak manajemen Pino Bahari, yang selama ini menjadi manajer, memberikan izin.
"Awalnya kami kesulitan karena untuk tampil di WBA, harus memulai dari awal sebagai penantang terbawah. Di samping itu, manajemen juga kurang mendukung," ujarnya.
Namun, setelah ada dukungan dari Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, semangat ingin menjajal ke kelas yang lebih tinggi semakin kuat.
Jika Cino bisa tampil di WBA, impian publik tinju nasional untuk bisa menyaksikan pertandingan antara Cino melawan Chris John bisa saja terwujud. "Kita tinggal menunggu kesempatan besar itu yang tinggal beberapa langkah lagi," kata Damianus.
Daud Yordan merupakan petinju kelas bulu 57,1 kilogram. Menurut rencana, pada 6 Desember tahun lalu dia akan tampil dalam salah satu duel partai tambahan antara Oscar De La Hoya versus Manny Pacquinao, di Las Vegas, Amerika Serikat.
Namun, karena rencana tersebut gagal terealisasi maka Cino bakal mendapat sanksi. "Dia mungkin kehilangan gelarnya di WBO Aspac yang terancam dicabut, karena tidak tampil hingga akhir Desember 2008," jelas Damianus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang