SAN FRANSISCO, SELASA — Yahoo! Inc, Selasa (13/1) waktu setempat, mengangkat Carol Bartz sebagai chief executive yang baru, menggantikan Jerry Yang.
Bartz yang berasal dari perusahaan Autodesk Inc diharapkan bisa kembali membangun fokus pioner internet itu, setelah dalam tiga tahun terakhir ini tertatih-tatih. Bartz mengatakan, ia berniat memastikan Yahoo! untuk "mempunyai ruang bernapas" supaya perusahaan itu bisa mencapai tujuannya. Dikatakan Bartz, akan terlalu sombong bila dalam hari pertamanya di Yahoo! ia sudah menyatakan visinya. "Saya tidak akan mengambil pekerjaan ini bila saya tidak percaya bahwa ada kesempatan besar di sini," kata Bartz sebelum melakukan pertemuan pertama dengan para top manajer Yahoo!.
Selama hampir 17 tahun Bartz menghabiskan waktunya di Autodesk. Dia adalah CEO perusahaan pembuat software untuk arsitek itu dari tahun 1992 sampai 2006, setelah itu ia menjadi pimpinan eksekutif perusahaan yang berbasis di San Rafael dengan bayaran sekitar 500.000 dollar AS. Yahoo! sendiri belum mengumumkan paket kompensasi untuk memboyong Bartz.
Pengangkatan Bartz ini cukup membuat para investor di Wall Street hangat. Saham Yahoo! turun 12 sen ke 12,10 dollar AS pada penutupan Selasa, sebelum pulih 47 sen atau hampir 4 persen dalam perpanjangan perdagangan.
Penunjukan wanita berusia 60 tahun ini disebut-sebut akan kembali membuat Micrsoft bergerak untuk memberikan penawaran baru terhadap Yahoo!, setelah pada akhir Mei 2008 lalu tawaran sebesar 47,5 miliar dollar AS ditolak CEO Yahoo! ketika itu, Jerry Yang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang