DEMAK, RABU- Banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Cabean pada hari Selasa (13/1) kemarin tidak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga merendam areal persawahan, seperti di Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Akibat banjir itu, berhetkar-hektar tanaman padi yang berumur dua bulan hancur, dan petani dipastikan akan merugi jutaan rupiah.
Para petani yang menanam palawija dan hortikultur pun merugi, karena tanamannya juga terendam. Meski demikian, mereka masih beruntung, karena begitu air surut, Rabu (14/1), mereka masih bisa memanen tanamannya yang tersisa.
Sarjono (52), misalnya, masih bisa memanen terongnya. Sedangkan petani lain memanen sisa buah jagung yang selamat dari terjangan banjir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang