Tahun 2009 Milik Messi

Kompas.com - 15/01/2009, 01:03 WIB

BARCELONA, KAMIS — Gelar individu pemain sepak bola tahun 2008 disapu Cristiano Ronaldo. Dia pun berani menyatakan, tahun itu menjadi miliknya, sedangkan tahun 2009, menurut Presiden Barcelona Joan Laporta, akan menjadi milik Lionel Messi.

Pada pemilihan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA, Messi hanya berada di tempat kedua. Dia unggul atas Fernando Torres, tetapi kalah dari Cristiano Ronaldo.

Laporta mengakui, Ronaldo memang pantas meraih semua gelar pada 2008 sebab tahun itu dia memang bermain bagus, mencetak 42 gol, dan membawa Manchester United juara Premier League dan Liga Champions.

"Lima nomine teratas yang dipilih FIFA rata-rata pemain sayap. Saya akan bahagia jika Messi yang terpilih atau Xavi, tapi sepak bola adalah olahraga tim. Sangat penting bagi Pemain Terbaik Dunia mampu membawa klubnya meraih gelar. Maka, sangat tepat Ronaldo akhirnya menjadi Pemain Terbaik Dunia," jelas Laporta.

"Namun, tahun depan, Messi yang akan terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia. Dia sudah menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola dunia," tambahnya.

Laporta juga bahagia karena banyak pemain Barcelona yang masuk nomine. Selain Messi yang berada di urutan kedua dan Xavi di urutan kelima, masih ada Samuel Eto'o (urutan ke-7) dan Andres Iniesta (urutan ke-9).

"Itu berita yang menyenangkan. Itu sudah cukup membuat kami puas," katanya. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau