WASHINGTON, KAMIS — Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, menyerukan perang suci melawan Israel sebagai pembalasan atas serangan mematikan mereka di Jalur Gaza.
Menurut lembaga pengawas berpusat di AS, InterCenre, Rabu (14/1), ini adalah pernyataan pertama Osama dalam 8 bulan terakhir.
Dalam rekaman audio berdurasi 22 menit berjudul "Panggilan Jihad untuk Menghentikan Agresi terhadap Gaza", Osama menyerukan perang suci untuk memulihkan "Jerusalem dan Palestina".
Osama mengecam Pemerintah Arab dan Islam atas respons mereka terhadap serangan besar-besaran Israel di mana lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas, sedikitnya 292 dari mereka anak-anak.
Ia juga menyinggung kemungkinan kebijakan pemerintah baru presiden AS terpilih, Barack Obama, menghadapi krisis ekonomi global. Ini sebagai bukti lagi bahwa rekaman itu memang baru saja dibuat. Rekaman itu telah disiarkan dengan logo media Al Qaeda, As-Sahab.
Itu adalah pesan Osama pertama sejak Mei 2008 ketika ia mengecam para pemimpin Barat karena mengambil bagian dalam perayaan ulang tahun ke-60 negara Yahudi.
AS telah mempimpin perburuan terhadap pemimpin Osama sejak serangan 11 September 2001 di AS dan menawarkan hadiah 25 juta dollar (sekitar Rp 275 miliar). Toh, ia masih bebas berkeliaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang