Organda Magelang Teliti Besaran Penurunan Tarif Angkutan

Kompas.com - 15/01/2009, 18:42 WIB

MAGELANG, KAMIS — Menyusul penurunan harga BBM untuk ketiga kalinya, Kamis (15/1), Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Kabupaten Magelang mulai bergerak, mengkaji persentase penurunan tarif angkutan yang akan diberlakukan. Upaya ini dilakukan dengan mengumpulkan data-data di lapangan, serta menyurvei keinginan konsumen.  

"Pengamatan, survei, dan pengumpulan data di lapangan akan kami lakukan di terminal-terminal selama beberapa hari ke depan," ujar Ketua Organda Kabupaten Magelang Dulchori Arief, Kamis.

Dalam pendataan tersebut, Organda juga akan melihat kualitas dan kondisi jalan yang dilalui oleh beberapa trayek. Hal ini perlu dilakukan karena tarif angkutan untuk rute yang melintasi daerah pegunungan tidak boleh diperlakukan sama dengan yang melewati jalan-jalan di perkotaan.

Untuk memenuhi permintaan pasar, Dulchori mengatakan, sejumlah rute angkutan di Kabupaten Magelang, seperti angkutan yang melayani rute ke Kecamatan Bandongan, Salaman, dan Muntilan, sudah mulai menurunkan tarif, dengan besaran penurunan yang masih bervariasi. Namun, besaran penurunan tersebut belum disepakati oleh Organda.

Sejauh ini, Dulchori menerangkan, pihaknya juga masih kebingungan untuk menetapkan persentase penurunan karena masih mahalnya harga onderdil dan berbagai sarana pendukung mesin, seperti oli dan aki.

"Agar memperoleh solusi yang tepat, kondisi lapangan dan mahalnya harga onderdil ini akan kami laporkan dalam rapat bersama se-Jawa Tengah tentang penurunan harga BBM dan tarif angkutan yang akan diselenggarakan besok pagi (hari ini)," ujarnya.

Sejak harga premium diturunkan menjadi Rp 5.000 per liter bulan Desember lalu, harga onderdil justru naik dua kali lipat. Harga aki melonjak tiga kali lipat dan demikian juga dengan oli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau