Bantuan 20 Kg Beras untuk 101 Keluarga

Kompas.com - 16/01/2009, 08:05 WIB

MANADO  - Banyak korban banjir dan air pasang di Manado terpaksa makan sehari sekali. Bantuan beras dan mi instan yang disalurkan Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dinilai sangat minim.

Midun Loho, korban banjir di Kelurahan Mahawu, Manado, Kamis (15/1), mengatakan, korban banjir di Kelurahan Mahawu Lingkungan IV hanya mendapat jatah beras 20 kilogram untuk 101 keluarga.

Hal sama diungkapkan Arke, korban air laut pasang di pantai Kelurahan Karangria. Di tempat itu ada 20 rumah, yang dihuni lebih dari 100 warga, rusak. Selama tiga hari mereka mendapat jatah beras 2,5 kilogram, mi instan, dan ikan kaleng.

”Kami kesulitan memasak karena kompor dan belanga tersapu ombak. Mestinya pemerintah membuat dapur umum,” kata Arke.

Sekretaris Pemkot Manado Harold Monareh menampik anggapan minimnya bantuan. ”Kami terus memonitor penyaluran bantuan makanan. Korban terus bertambah seiring dengan turun hujan lebat setiap hari,” katanya.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Sulawesi Utara Roy Roring, sekitar 1.000 rumah rusak di Sulawesi Utara, dari Manado, Minahasa Selatan, hingga Kabupaten Bolaang Mongondow.

Di Sulawesi Barat yang juga dilanda banjir, pembenahan dan perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan jalan di Kabupaten Polewali Mandar dan Majene sangat mendesak. Sampai kini aktivitas belajar dan pelayanan kesehatan di puskesmas masih lumpuh akibat rusaknya bangunan.

”Kami berharap bantuan pemerintah pusat untuk membenahi fasilitas umum itu,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar Khaeruddin Anas, Kamis.

Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Polman, Sabtu malam lalu, menghanyutkan 551 rumah, 1.300 rumah rusak berat, dan lebih dari 2.000 rumah rusak ringan. Enam warga tewas dan empat orang hilang.

Saat ini masih ada ribuan warga yang tinggal di tenda-tenda darurat atau mengungsi di rumah kerabat. (MKN/SUP/FUL/ZAL/REN/ BEN/HAN/MDN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau