SURABAYA, KAMIS - Maskapai penerbangan Mandala Airlines menurut penuturan Corporate Communication Trisia Megawati tengah berbenah diri. Setelah memproklamasikan diri hanya menggunakan satu merek pesawat yakni Airbus, perusahaan berlogo Hasta Brata itu, tahun ini, melirik kembali rute-rute yang dahulu pernah dilayani. Khususnya, tatkala Komando Cadangan Strategis Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Kostrad) masih menjadi pemilik perusahaan tersebut.
"Istilahnya 'Mandala Pulang Kampung' kali ya," kata Trisia pada acara penerbangan terakhir dengan Boeing B 737-400, Kamis kemarin.
Sebelum Indigo Partners dan Cardig International menjadi pemegang mayoritas saham pada 2006, Mandala, terang Trisia, sudah melayani rute -rute di Indonesia Timur seperti Makassar dan Ambon. Menurut rencana selain kota-kota itu, Mandala juga merambah pelayanan ke Palembang dan Manado.
Tak cuma itu, fokus melayani di jalur domestik, kelak, akan ditambah dengan pembukaan trayek regional. Nantinya, rute itu melayani penerbangan maksimal lima jam. Sehingga, kawasan yang bisa tercakup antara lain Malaysia dan Kuala Lumpur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang