Blok Cepu Produksi 1.000 Barrel

Kompas.com - 16/01/2009, 13:51 WIB

BLORA, JUMAT -  Sejak 10 Desember 2008 Blok Cepu beroperasi dan memproduksi minyak bumi 1.000 barrel per hari. Pada Maret 2009, operator Blok Cepu, Mobil Cepu Limited atau MCL, akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 20.000 barrel per hari. Sebagai langkah awal, MCL memproduksi minyak bumi di satu lokasi, Lapangan Banyurip, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Minyak mentah itu akan diproduksi di kilang penampungan dan pengolahan minyak Mudi, Kecamatan Suko, Kabupaten Tuban, Jatim. Direktur Blora Patragas Hulu (BPH) Christian Prasetya, Jumat (16/1) di Blora, mengatakan kapasitas produksi awal memang masih kecil. Pasalnya, pipanisasi dari Lapangan Banyuputih menuju Kilang Penampungan dan Pengolahan Minyak Mudi belum jadi.

"Sementara ini, operator mengangkut minyak hasil produksi itu dengan truk tangki sembari menunggu jalur pipa itu selesai pada Februari atau Maret nanti," kata dia.

Dengan kondisi seperti itu, lanjut Christian, PT BPH diperkirakan akan mendapat pemasukan pada pertengahan 2009. Namun, besaran uang atas keikutsertaan dalam modal (participating interest) itu belum dihitung dan ditentukan.

Sumur minyak tua

Secara terpisah, Direktur PT Blora Patra Energi (BPE) Tedi Rindaryo mengemukakan PT BPE telah menginventarisasi jumlah sumur tua di Blora. Dari 608 sumur yang tersebar di enam kecamatan, baru 137 sumur yang ditemukan.

Selain itu, PT BPE menerapkan kebijakan investasi pengelolaan sumur minyak tua dengan sistem satu pintu. Koperasi unit desa (KUD) dan investor yang berminat harus berkoordinasi dengan PT BPE yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Blora.

"PT BPE akan mempermudah pemohon izin dengan mengajukan permohonan itu ke PT Pertamina atas dasar rekomendasi Pemkab Blora dan persetujuan Pemprov Jateng. Permohonan itu akan ditembuskan ke Departemen ESDM dan BP Migas," kata dia. Di samping itu, lanjut dia, PT BPE akan mengkaji dan mengawasi kesepakatan antara investor dengan BUMD atau KUD. Kesepakatan kerja sama itu meliputi upah tenaga kerja dan manajemen fee.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau