Tim Ekspedisi Kompas Taklukkan Jeram Ciliwung

Kompas.com - 18/01/2009, 17:24 WIB

Laporan wartawan Kompas.com Kristianto Purnomo

BOGOR, MINGGU - Tim Sungai Ekspedisi Kompas-Ciliwung 2009 akhirnya berhasil menaklukkan jeram sungai Ciliwung dari Batu Layang, Cisarua hingga bendungan Katulampa, Bogor, Minggu sekitar pukul 16.00.

Menurut Abu, pemandu dari Arus Liar, hujan yang turun semalaman di Puncak, Bogor, menyebabkan debit air di Sungai Ciliwung semakin tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam penyusuran sungai tersebut.

Dari Batu Layang hingga Katulampa kondisi sungai Ciliwung didominasi oleh jeram dan bebatuan. Kuatnya arus dan besarnya jeram, membuat beberapa kali perahu karet tim ekspedisi terbalik dan anggota tim terjatuh. Setidaknya, dua kali anggota tim ekspedisi dari Kompas terjatuh dari perahu karet. Mereka ada Neli Triana, pimpinan proyek ekspedisi dan Rini, anggota tim ekspedisi.

Berdasarkan pantauan selama perjalanan, pencemaran sungai ini sudah terjadi sejak dari hulu sungai. Berbagai limbah sampah rumah tangga, seperti plastik dan bungkus makanan tidak sulit ditemui di kawasan ini. Namun, dibandingkan dengan pencemaran sungai Ciliwung di Jakarta, kondisi air di hulu sungai, jauh lebih bersih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau