Kampanye Capres, Ratna Sarumpaet Ditentang

Kompas.com - 18/01/2009, 19:42 WIB

Laporan wartawan Kompas Ingki Rinaldi

JOMBANG, MINGGU — Kampanye aktivis dan penggiat budaya, Ratna Sarumpaet, sebagai calon presiden yang akan maju pada Pemilu 2009 dengan menumpang pada kegiatan bertajuk Silaturahmi Revolusi Budaya dan Sosialisasi Karya Budaya di Kafe Bale Apung Taman Tirta Wisata, Jombang, Minggu (18/1) mendapat tentangan keras.

Tentangan itu datang dari Kepala Seksi Kebudayaan kantor Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Parbupora) Kabupaten Jombang Nasrul Ilahi yang jadi fasilitator kegiatan itu.

Nasrul yang hanya diberitahu lewat layanan pesan singkat (SMS) soal keinginan Ratna berdialog soal kebudayaan di Jombang itu merasa kecolongan. Sebagai tuan rumah, ia dimintai tolong untuk menyediakan tempat dan fasilitator bagi sejumlah peserta yang rencana awalnya mendiskusikan soal-soal kebudayaan itu. "Ratna ya harusnya bicara budaya saja, jangan ditarik-tarik soal pemilihan presiden. Komitmen seperti apa di bidang budaya, jangan soal pemilihan presiden yang dibicarakan," ujar Nasrul.

Ratna sempat ingin memindahkan kegiatan itu ke Surabaya saat diingatkan oleh Nasrullah agar kembali pada fokus diskusi soal kebudayaan. Namun, akhirnya dialog tersebut kembali diteruskan. Namun, dialog yang kemudian berkembang pun akhirnya mau tidak mau tetap terus membicarakan soal pencalonan Ratna sebagai presiden.

"Saya mau maju menjadi presiden secara serius, saya mau ada perubahan secara drastis," kata Ratna. Ia menambahkan, kepahlawanan Marsinah adalah salah satu faktor pendorong yang memicunya maju sebagai calon presiden.

Kunjungan ke Jombang itu merupakan rangkaian kunjungan dua hari sebelumnya yang dilakukan ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, dan mengunjungi makam Marsinah yang jadi ikon pahlawan buruh modern di Nganjuk.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau