Depo Plumpang Dapat Bantuan Pasokan

Kompas.com - 19/01/2009, 09:13 WIB

JAKARTA, SENIN — Kepala Corporate Secretary PT Pertamina Tbk Toharso, Senin (19/1) di Jakarta, mengatakan, pihaknya tetap menjamin pasokan kebutuhan bahan bakar premium, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, tetap aman.

"Kami dapat bantuan dari Depo Padalarang, Merak, dan Cikampek. Jadi pasokan cukup aman. Lagipula kami masih punya stok 52 juta liter," ujarnya kepada para wartawan.

Sebelumnya, tangki bahan bakar premium di Depo Plumpang, Jakarta Utara, terbakar, Minggu (18/1) sekitar pukul 21.00.

Terbakarnya Depo Plumpang diawali dengan ledakan dahsyat sebanyak tiga kali. Akibatnya, 2,5 juta liter premium ludes terbakar. Sebanyak 37 mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menaklukkan api yang membubung tinggi di sekitar lokasi.

Akhirnya, pagi ini pukul 06.45 api dapat dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian, Tohari mengaku belum dapat menaksirnya.

Kini, suasana di sekitar Depo sudah kembali normal. Jika tidak ada halangan, pendistribusian premium akan berjalan mulai pukul 12 siang nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau