Ditahan Everton, Liverpool Gagal ke Puncak

Kompas.com - 20/01/2009, 04:54 WIB

LIVERPOOL, SELASA — Liverpool gagal kembali ke puncak klasemen. "The Reds" terpaksa tetap berada di urutan kedua klasemen sementara di bawah Manchester United, setelah ditahan Everton 1-1.

Liverpool memiliki nilai yang sama dengan MU, yaitu 47. Namun, "The Reds" kalah dalam selisih gol. Selain itu, MU baru bermain 21 kali, sedangkan Liverpool sudah 22 kali.

Pada pertandingan itu, Liverpool mencoba dua striker, Fernando Torres dan Robbie Keane. Namun, Everton selalu berusaha menutup serangan Liverpool dengan baik.

Liverpool hanya mampu membuat beberapa peluang. Sekali aksi Fernando Torres mengancam Everton, tetapi sayang tendangannya hanya membentur tiang gawang. Sementara Everton pun beberapa kali juga mengancam gawang Pepe Reina.

Pada babak kedua, pelatih Liverpool Rafael Benitez mencoba melakukan perubahan. Dia memasukkan Youssi Benayon untuk mengganti Keane.

Liverpool sempat tertekan. Namun, mereka langsung melakukan serangan dengan cepat. Pada menit ke-68, kapten tim Steven Gerrard membobol gawang Everton lewat tendangan jarak jauh.

Dalam keadaan unggul 1-0, Benitez mencoba tampil lebih bertahan. Fernando Torres ditarik, digantikan gelandang Lucas Leiva.

Namun, strategi itu tak membuat Liverpool lebih tangguh. Pada menit ke-87, Benayon melakukan pelanggaran di sampaing kanan kotak penalti Liverpool.

Tendangan bebas diberikan kepada Everton dan dimanfaatkan dengan baik. Bola yang dikirim ke depan gawang Liverpool, berhasil ditanduk Tim Cahill dan menjadi gol penyama kedudukan.

Liverpool pun terpukul. Mereka mencoba bangkit, tetapi sudah terlambat. (HPR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau