MAGELANG, SELASA — Harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar di Kota dan Kabupaten Magelang kini mulai turun. Hal ini diduga terjadi karena permintaan pasar yang makin sepi di bulan Suro.
"Permintaan pasar saat ini sepi karena di bulan Suro biasanya tidak ada orang menggelar hajatan besar," ujar Bingariyah, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (20/1).
Permintaan daging ayam yang sebelumnya mencapai dua hingga tiga kuintal per hari, sejak lima hari terakhir hanya berkisar satu kuintal per hari. Seiring dengan kondisi tersebut, sejak dua hari lalu, harga eceran daging ayam yang dijualnya turun dari Rp 20.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 19.000 per kg.
Sepinya permintaan juga terjadi pada perdagangan daging sapi. Kendatipun harga daging stabil pada Rp 55.000 per kg, angka penjualan turun dari 25 kg hingga 30 kg menjadi 10 kg per hari.
Sriatun, salah seorang pedagang bahan pokok, mengatakan, penurunan harga juga terjadi pada minyak goreng curah dan telur. Selama enam hari terakhir, harga minyak goreng curah turun dari harga Rp 8.200 per kg, sekarang menjadi Rp 8.000 per kg. Untuk harga telur turun dari Rp 11.500 per kg menjadi Rp 11.200 per kg.
Namun, hal ini diikuti pula dengan penurunan angka penjualan. Minyak tanah yang biasanya mampu terjual hingga enam jeriken per hari, sekarang hanya terjual rata-rata empat jeriken per hari. Satu jeriken biasanya berisi 17 kg.
Ny Endang, salah seorang pedagang di Pasar Penampungan Pedagang Pasar Rejowinangun, mengatakan, penurunan harga juga terjadi pada harga bawang merah, bawang putih, telur, dan minyak goreng curah. Penurunan harga empat komoditas ini terjadi setelah terjadi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun, serupa dengan pengakuan dari para pedagang di Pasar Secang, hal ini disebabkan karena sepinya permintaan pasar.
Penurunan harga BBM belum tentu berpengaruh pada penurunan harga bahan pokok. Pada saat harga BBM naik saja, belum tentu semua harga bahan pokok kemudian serta-merta naik, ujarnya.
Kendatipun sejumlah harga bahan pokok mulai turun, ada pula harga beberapa komoditas yang justru naik. Rata-rata beras mengalami kenaikan harga Rp 100 per kg, dan kini di pasaran dijual dengan harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kg. Selama tiga hingga empat hari terakhir, harga gula pun naik dari Rp 5.600 per kg menjadi Rp 6.000 per kg.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang