KOLOMBO, RABU — Pemerintah Sri Lanka menuding lagi gerilyawan Tamil sebagai dalang peledakan bom hari Rabu (21/1) di luar kantor polisi. Insiden di bagian timur Sri Lanka, yakni di Batticaloa, itu menewaskan seorang petugas polisi dan seorang warga sipil. Sementara itu, 11 warga lainnya terluka.
Serangan bom diduga muncul sebagai reaksi militer yang gencar menekan gerakan gerilyawan Macan Tamil demi mengakhiri konflik bersenjata yang sudah berlangsung seperempat abad.
Bom yang meledak sekitar pukul 07.30 itu ditaruh di sisi kiri sebuah sepeda, tak jauh dari gudang bahan bakar di luar kantor polisi tersebut. Sampai kini belum ada jawaban dari kelompok Tamil terkait tudingan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang