Tarif Angkutan Gunung Kidul Turun 5 Persen

Kompas.com - 22/01/2009, 01:59 WIB

WONOSARI, RABU- Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul telah menyepakati penurunan tarif angkutan pedesaan maupun tarif angkutan perkotaan hingga 5 persen. Penurunan tarif tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan turunnya harga bensin dan solar.

Pemberlakuan penurunan tarif masih menunggu ditandatanganinya surat keputusan bupati.  “Kami sedang meminta kepada perhimpunan angkutan pedesaan dan angkutan perkotaan untuk mensosialisasikan hasil kesepakatan penurunan tarif tersebut. SK Bupati akan turun dalam tiga hari ke depan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Kidul Tommy Harahap ditemui di kantornya, Rabu (21/1).

Penetapan penurunan tarif hingga 5 persen, lanjut Tommy, sudah disepakati oleh dinas perhubungan Gunung Kidul, Organda, paguyuban angkutan pedesaan, dan paguyuban angkutan perkotaan. “Harga yang turun hanya bensin dan solar sedangkan suku cadang belum turun,” tambahnya. 

Dengan penurunan 5 persen tersebut, maka tarif angkutan perkotaan berubah dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.200. Praktik di lapangan, konsumen hanya akan dikenai tarif Rp 2.000. Sementara tarif dasar angkutan pedesaan turun dari Rp 195 per penumpang  per kilometer menjadi Rp 183 per penumpang per kilometer.

Menurut Tommy, penurunan tarif tersebut sebenarnya cukup memberatkan pengusaha angkutan. Apalagi peminat angkutan umum cenderung terus menurun dari tahun ke tahun.

"Saat ini, hanya sekitar 50 persen dari total 435 armada angkutan pedesaan dan 40 armada angkutan perkotaan yang beroperasi setiap hari. Biasanya jam operasional angkutan menyesuaikan dengan banyak atau sedikitnya penumpang." 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau