NEW YORK, RABU — Wall Street berbalik naik, Rabu (21/1) waktu setempat, karena menguatnya laba dari IBM dan perusahaan lain membantu para investor mengabaikan memburuknya sektor perbankan yang telah memicu aksi jual sehari sebelumnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 279,01 poin, atau 3,51 persen, menjadi ditutup pada 8.228,10, mengganti kembali sebagian besar penurunannya lebih dari empat persen untuk saham blue chips pada Selasa.
Indeks komposit Nasdaq naik 66,21 poin atau 4,60 persen menjadi 1.507,07 dan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 35,02 poin atau 4,35 persen menjadi 840,24.
Pasar memperoleh kembali beberapa pijakannya setelah tekanan jual brutal pada Selasa karena kekhawatiran berlanjutnya penurunan pada sektor perbankan global membayangi optimisme yang melingkupi pelantikan Presiden AS Barack Obama. "Pasar saham jauh lebih baik pada hari pertama Barack Obama sebagai presiden," kata Al Goldman dari Wachovia Securities.
"Sebagian besar saham pulih dari penurunan besar kemarin, dipimpin saham finansial dan teknologi. Bank-bank rebound’di tengah harapan sebuah rencana stimulus Obama akan menahan penyitaan dan transaksisi dengan aset-aset ’busuk’ dalam neraca keuangan," tambahnya.
Fred Dickson dari DA Davidson & Co mengatakan, pasar telah "kelebihan jual dramatis" dan siap untuk sebuah rally" "Kami tidak melihat solusi jangka pendek untuk mengatasi masalah yang dihadapi sistem perbankan, aliran uang ke dalam ekonomi melalui pasar kredit akan menyediakan beberapa stimulus agar ekonomi bergerak maju meski masih sangat lambat," kata Dickson.
Di antara saham-saham utama, IBM memimpin kenaikan, meningkat 11,5 persen menjadi 91,52 dollar AS setelah melaporkan laba kuartalannya naik 12 persen menjadi 4,4 miliar dollar AS untuk kuartal lalu, melampaui proyeksi sebagian besar para analis.
Demikian pula saham teknologi, Apple naik 3,15 persen menjadi 80,66 dollar AS dan Microsoft bertambah 2,44 persen menjadi 18,93 dollar AS.
Sektor perbankan juga rebound dari sebuah sesi yang suram, Selasa. Citigroup meningkat 31 persen menjadi 3,67 dollar AS setelah merosot 20 persen pada Selasa. Sesudah penutupan pasar, perusahaan menunjuk pimpinannya, mantan kepala Time Warner, Richard Parsons.
Saham sektor perbankan lainnya, Bank of America, naik 31 persen menjadi 6,68 dollar AS, JPMorgan Chase naik 25 persen menjadi 22,63 dollar, dan PNC naik 37 persen menjadi 30,16 dollar AS.
Di antara perusahaan lainnya yang melaporkan laba, Abbott Laboratories naik 6,3 persen menjadi 52,32 dollar AS setelah memproyeksikan kenaikan dalam bulan-bulan mendatang.
Sementara obligasi masih rapuh, turun kembali karena imbal hasil (yield) bergerak di atas posisi terendah dalam sejarah. Yield obligasi negara AS bertenor 10 tahun naik menjadi 2,526 persen dari 2,345 persen pada Selasa, sementara yield obligasi negara 30 tahun naik menjadi 3,138 persen dari 2,947 persen. Harga dan yield obligasi bergerak berlawanan arah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang