Gus Ipul Akan Panggil 2 Kubu Ansor Jatim

Kompas.com - 22/01/2009, 14:30 WIB

SURABAYA, KAMIS — Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Saifullah Yusuf, akan memanggil dua kubu Ansor Jatim yang saling berseberangan dalam menyikapi Konferwil yang berlangsung di Surabaya, 17-18 Januari 2009.

"Konferensi Ansor sudah selesai, namun saat Konferwil berlangsung ada beberapa cabang yang tidak hadir, karena itu akan kita teliti," ujar Gus Ipul yang juga Cawagub Jatim dari PAN dan Partai Demokrat di Surabaya, Kamis.

Konferwil GPB Ansor Jatim yang diprakarsai Pimpinan Ansor Jatim, MHB Rofiq, telah memilih Muhibbin sebagai ketua, sedangkan sejumlah pimpinan Ansor yang menggelar pertemuan di Jombang tidak mengakuinya.
     
"Dua-duanya akan kita panggil untuk klarifikasi, karena ’barangnya’ sudah jelas. Kami akan teliti siapa peserta konferensinya, siapa yang berhak melakukan konferensi, tugas pimpinan pusat apa, tanggung jawab wilayah apa, dan hak cabang apa," katanya.

Dia sepakat dengan Konferwil, tetapi hasil konferwil akan diteliti, apakah sesuai prosedur atau ada yang kurang. "Kalau sesuai prosedur akan kami sahkan, kalau jauh dari ketentuan kami tidak bisa mengesahkan. Nanti ada opsi-opsi, bisa jadi nanti konferensi ulang, maka kita ajak dialog dulu, karena semua saudara dan keluarga," katanya.

Gus Ipul mengatakan, bentuk klarifikasinya akan langsung ditangani tim atau langsung ditangani rapat pimpinan pusat. "Tetapi semua kami hargai. Yang konferensi kami hargai, yang tidak juga kami hargai. Tidak ada yang ditinggal. Pimpinan pusat akan bersikap kalau sudah meneliti. Yang penting jangan otot-ototan, karena bukan parpol," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau