SURABAYA, KAMIS — Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Saifullah Yusuf, akan memanggil dua kubu Ansor Jatim yang saling berseberangan dalam menyikapi Konferwil yang berlangsung di Surabaya, 17-18 Januari 2009.
"Konferensi Ansor sudah selesai, namun saat Konferwil berlangsung ada beberapa cabang yang tidak hadir, karena itu akan kita teliti," ujar Gus Ipul yang juga Cawagub Jatim dari PAN dan Partai Demokrat di Surabaya, Kamis.
Konferwil GPB Ansor Jatim yang diprakarsai Pimpinan Ansor Jatim, MHB Rofiq, telah memilih Muhibbin sebagai ketua, sedangkan sejumlah pimpinan Ansor yang menggelar pertemuan di Jombang tidak mengakuinya.
"Dua-duanya akan kita panggil untuk klarifikasi, karena ’barangnya’ sudah jelas. Kami akan teliti siapa peserta konferensinya, siapa yang berhak melakukan konferensi, tugas pimpinan pusat apa, tanggung jawab wilayah apa, dan hak cabang apa," katanya.
Dia sepakat dengan Konferwil, tetapi hasil konferwil akan diteliti, apakah sesuai prosedur atau ada yang kurang. "Kalau sesuai prosedur akan kami sahkan, kalau jauh dari ketentuan kami tidak bisa mengesahkan. Nanti ada opsi-opsi, bisa jadi nanti konferensi ulang, maka kita ajak dialog dulu, karena semua saudara dan keluarga," katanya.
Gus Ipul mengatakan, bentuk klarifikasinya akan langsung ditangani tim atau langsung ditangani rapat pimpinan pusat. "Tetapi semua kami hargai. Yang konferensi kami hargai, yang tidak juga kami hargai. Tidak ada yang ditinggal. Pimpinan pusat akan bersikap kalau sudah meneliti. Yang penting jangan otot-ototan, karena bukan parpol," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang