Lewati Sugiyama, Jankovic Ditunggu Bartoli

Kompas.com - 23/01/2009, 15:59 WIB

MELBOURNE, JUMAT - Unggulan utama di nomor tunggal putri, Jelena Jankovic, melaju ke babak keempat Australia Terbuka. Jagoan asal Serbia ini menaklukkan pemain Jepang Ai Sugiyama dengan stright set 6-4 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Jumat (23/1).

Pada partai selanjutnya, Jankovic yang sedang meretas jalan menuju gelar juara pertamanya di Grand Slam, akan bertemu Marion Bartoli. Unggulan 16 asal Perancis ini maju setelah menyingkirkan petenis Republik Ceko Lucie Safarova dengan tiga set 3-6 6-2 6-1.

Untuk mendapatkan tiket menuju putaran keempat, Jankovic perlu berjuang selama satu jam, 41 menit. Setelah melakukan double break di set pertama untuk memimpin 4-1, Jankovic justru gagal di dua set selanjutnya karena Sugiyama yang merupakan unggulan ke-26 bisa mengubah skor jadi 4-3.

Namun inilah satu-satunya perjuangan terbaik Sugiyama yang mencatat rekor tampil di Grand Slam sebanyak 59 kali berturut-turut--yang ke-60 dalam kariernya. Setelah itu, Jankovic tak terbendung lagi untuk meraih kemenangan.

Hasil tersebut juga semakin menegaskan dominasi Jankovic atas Sugiyama. Pasalnya, pada dua pertemuan sebelumnya yakni di Doha dan Indian Wells tahun lalu, petenis berusia 23 tahun ini selalu menang.

Pada pertandingan lain, unggulan tiga Dinara Safina menang mudah atas petenis Estonia Kaia Kanepi. Petenis Rusia ini hanya perlu waktu 67 menit untuk menghentikan langkah lawannya yang menjadi unggulan 25.

Di babak keempat, Safina akan menghadapi pemain Perancis Alize Cornet (unggulan 15) yang menaklukkan unggulan 19 asal Slovakia, Daniela Hantuchova dengan 4-6 6-4 6-2. (TIC/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau