Bantul Siapkan Rusunawa untuk Warga Miskin

Kompas.com - 23/01/2009, 17:54 WIB

BANTUL, JUMAT — Pemerintah Kabupaten Bantul akan membangun rusunawa dengan 170 kamar, di Desa Panggungharjo, Sewon. Rusunawa tersebut akan diperuntukkan bagi warga Bantul yang berada di lokasi perbatasan Bantul-Kota, yang selama ini masih kesulitan mendapatkan tempat tinggal.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Gendut Sudarto, Jumat (23/1), ada tiga kecamatan yang dinilai menjadi kawasan peralihan dari kota ke desa yakni Kasihan, Sewon, dan Banguntapan. Karakter ketiga wilayah ini hampir sama dengan Kota Yogya sehingga membutuhkan fasilitas seperti di kota.

Di daerah tersebut masih banyak warga Bantul yang tinggal di bedeng-bedeng semipermanen karena keterbatasan ekonomi. Ke depan kami arahkan mereka untuk tinggal di rusunawa, yakni fasilitas perumahan murah yang kami sediakan bagi warga kurang beruntung, katanya.

Meski diperuntukkan bagi warga miskin, secara khusus rusunawa tersebut hanya akan disewakan bagi warga Bantul. Pemerintah tidak akan mengizinkan warga lain daerah atau gelandangan untuk tinggal di rusunawa tersebut.

Konsep rusunawa yang akan dibangun mengadopsi model yang sudah diterapkan di Kota Yogyakarta. Saat ini Pemkab Bantul telah menyiapkan lahan yang luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Lahan milik kas desa Panggungharjo tersebut telah dibeli oleh Pemkab. Untuk pematangan lahan, tahun ini dianggarkan Rp 500 juta.

Dana pembangunan rusunawa, lanjut Gendut, merupakan bantuan dari kantor Kementerian Permukiman dan Prasarana Wilayah. "Kami hanya bertugas menyiapkan lahannya. Untuk dana pembangunan fisik akan dibantu dari Kimpraswil," katanya.

Gendut menambahkan, konsep rusunawa adalah sesuatu yang baru bagi masyarakat Bantul. Dalam rusunawa, masyarakat akan berhadapan dengan budaya baru. Sebelumnya yang dikenal adalah konsep rumah sendiri, tetapi nantinya akan berubah menjadi rumah bersama. Pada masa awal pasti akan muncul persoalan-persoalan sosial budaya, katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau