BANTUL, JUMAT — Pemerintah Kabupaten Bantul akan membangun rusunawa dengan 170 kamar, di Desa Panggungharjo, Sewon. Rusunawa tersebut akan diperuntukkan bagi warga Bantul yang berada di lokasi perbatasan Bantul-Kota, yang selama ini masih kesulitan mendapatkan tempat tinggal.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Gendut Sudarto, Jumat (23/1), ada tiga kecamatan yang dinilai menjadi kawasan peralihan dari kota ke desa yakni Kasihan, Sewon, dan Banguntapan. Karakter ketiga wilayah ini hampir sama dengan Kota Yogya sehingga membutuhkan fasilitas seperti di kota.
Di daerah tersebut masih banyak warga Bantul yang tinggal di bedeng-bedeng semipermanen karena keterbatasan ekonomi. Ke depan kami arahkan mereka untuk tinggal di rusunawa, yakni fasilitas perumahan murah yang kami sediakan bagi warga kurang beruntung, katanya.
Meski diperuntukkan bagi warga miskin, secara khusus rusunawa tersebut hanya akan disewakan bagi warga Bantul. Pemerintah tidak akan mengizinkan warga lain daerah atau gelandangan untuk tinggal di rusunawa tersebut.
Konsep rusunawa yang akan dibangun mengadopsi model yang sudah diterapkan di Kota Yogyakarta. Saat ini Pemkab Bantul telah menyiapkan lahan yang luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Lahan milik kas desa Panggungharjo tersebut telah dibeli oleh Pemkab. Untuk pematangan lahan, tahun ini dianggarkan Rp 500 juta.
Dana pembangunan rusunawa, lanjut Gendut, merupakan bantuan dari kantor Kementerian Permukiman dan Prasarana Wilayah. "Kami hanya bertugas menyiapkan lahannya. Untuk dana pembangunan fisik akan dibantu dari Kimpraswil," katanya.
Gendut menambahkan, konsep rusunawa adalah sesuatu yang baru bagi masyarakat Bantul. Dalam rusunawa, masyarakat akan berhadapan dengan budaya baru. Sebelumnya yang dikenal adalah konsep rumah sendiri, tetapi nantinya akan berubah menjadi rumah bersama. Pada masa awal pasti akan muncul persoalan-persoalan sosial budaya, katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang