Generasi Muda Tionghoa Kurang Minati Budayanya

Kompas.com - 26/01/2009, 00:37 WIB

JAKARTA, MINGGU - Kurangnya generasi muda yang berminat terhadap kesenian dan budaya Tionghoa memunculkan ketakutan terputusnya tongkat estafet budaya tersebut. Parahnya, generasi Tionghoa sendiri banyak yang tidak tahu tentang sejarah budayanya.

"Keadaan ini, perlu dibangun semacam komunitas untuk saling bertukar pikiran dan mengajak untuk mengenal dan mempelajari kesenian dan budaya Tionghoa," kata Pemilik Everyday Mandarin Alfonso Indra Wijaya usai mengisi acara menyambut imlek di Mal Taman Anggrek Jakarta, Minggu (25/1).

Alfonso mengatakan, tidak sedikit etnis Tionghoa yang bisa berbahasa Tionghoa sehingga ditakutkan akan terputus generasi di tengah jalan. Padahal, kebudayaan Tionghoa saat ini cukup digemari dan bisa ditemui di banyak tempat. Tidak seperti dulu, untuk belajar bahasa antarsesama etnis harus dilakukan sembunyi-sembunyi.

Saat ini bersama komunitasnya, sedang dibangun sebuah jaringan yang tidak hanya mempelajari bahasa tetapi kebudayaan dan seni Tionghoa. Sebagai contoh, belajar bermain barongsai, belajar tarian khas Tionghoa, belajar musik termasuk menjadi seorang dalang wayang potehi. "Siapa saja bisa bergabung dan belajar tanpa membedakan suku, ras dan agama" tambahnya.

Dirinya juga yakin, jika banyak komunitas yang sejenis, kebudayaan Tionghoa akan kembali mewarnai khasanah budaya bangsa. Apalagi, budaya Tionghoa sudah ditunggu banyak orang setelah hilang dalam waktu yang sangat lama. (C12-08)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau